KEDIRI,DAMARPANULUHNUSANTARA.COM -  Rolak 70 Gude adalah sebuah bendungan yang di bangun masa pemerintahan kolonial belanda,bedungan ini berada di aliran lahar dingin gunung kelud Kediri. Memang saat ini kondisi bangunan peninggalan pemerintah kolonial belanda itu sudah mulai mengalami kerusakan. Namun begitu melihat masih kokohnya struktur bangunan menunjukkan betapa kualitas bangunan pada zaman itu sangatlah bagus.

Konon, bendungan rolak 70 gude ini digunakan sebagai irigasi untuk mengairi areal persawahan masyarakat dan warga tionghoa yang kala itu menanam tebu. Beragam cerita masyarakat munculnya pabrik gula di wilayah Kabupaten Jombang karena etnis tionghoa kala itu banyak yang menanam tebu.

Akan tetapi ada pula sumber yang menyebutkan jika Rolak 70 Gude sebelumnya pernah dibangun pada abad IX oleh Mpu Sendok, namun jebol dan Jobang tenggelam pada tahun 998 Masehi zaman Raja Dharmawangsa Tegun paman Raja Airlangga saudara ibu Airlangga Mahendra Datta Istri Raja Udayana Raja Bali. 
Rolak 70 adalah sebutan sebuah kawasan bekas bendungan Sungai Konto yang saat ini sebagian wilayahnya masuk wilayah Kabupaten Jombang. Bendungan Rolak 70 dibangun pada jaman penjajahan Belanda untuk mengaliri perkebunan tebu di wilayah Kecamatan Gudo Jombang.
Pada era penjajahan Belanda, Rolak 70 merupakan bendungan terbesar di Sungai Konto. Dari pintu air sebanyak 70 buah itu, mengalir irigasi ke berbagai penjuru. Belakangan, karena debit air Sungai Konto yang terus mengecil, aliran sungai tidak sampai di bendungan. Jadilah Rolak 70 mangkrak.
Bagi masyarakat Jombang mungkin jarang mendengar tentang bendungan ini. Nama Rolak 70 sendiri diambil dari jumlah menara penggerek pintu air yang berjumlah tujuh puluh. Bendungan yang memiliki ketinggian sekitar dua meter dari permukaan air tersebut dibangun untuk mengaliri perkebunan tebu di wilayah Kecamatan Gudo kala itu.
Rolak 70 merupakan bendungan terbesar di Sungai Konto dan mengalir sebagai irigasi keberbagai penjuru wilayah perkebunan. Dasar utama pembangunan bendungan ini adalah untuk mengatur debit air agar dapat mengaliri sungai dengan baik.(rianto /har) 

0 Comments:

Post a Comment